REVIEW JURNAL SISTEM INFORMASI

Judul: How Psychology engaged with Information Systems: The Case Study of Using GIS as Instrument for Preserving Javanese Culture in a Traditional Coastal Batik, Indonesia
Penulis: Alan. W. Coulter & Brisbane City Council
Oleh: Afiya Annisa (10516280), 4PA12.

Psikologi adalah ilmu tentang perilaku manusia dan proses mental. Sementara itu, Sistem Informasi adalah implementasi komunikasi digital dan teknologi komputasi berbasis aplikasi. Studi di bidang Sistem Informasi dapat berupa pengembangan aplikasi di bidang spesifik yang tidak selalu terkait dengan disiplin TIK. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara Sistem Informasi dan Psikologi dalam studi kasus upaya pelestarian budaya pada batik tradisional di Lasem, Jawa Tengah. Metode penelitian dan analisis data dikembangkan melalui pendekatan terpadu dari dua bidang disiplin ilmu yang berbeda. Pengumpulan data melibatkan geo-tagging, observasi, dan wawancara mendalam dengan 15 peserta di enam rumah batik Lasem. Pemrosesan data dilakukan dengan menggabungkan konsep Sistem Informasi secara khusus tentang Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Psikologi khususnya tentang psikologi pendidikan. Hasil menunjukkan cara itu dilakukan dengan pendekatan ini menghasilkan penjelasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana upaya pelestarian budaya terjadi pada batik Lasem. Model pendekatan ini direkomendasikan sebagai salah satu metode penelitian dalam disiplin Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah implementasi komunikasi digital berbasis aplikasi dan teknologi komputasi dalam organisasi atau masyarakat. ANT adalah produk dari teori sosial kritis yang dikembangkan oleh Latour, Callon dan Law. ANT mengakui kesamaan konsep inti tentang peran entitas aktor manusia, objek non-manusia, atau gabungan penggabungan keduanya yang dapat memengaruhi tindakan. 

Sistem informasi yang secara khusus digunakan dalam wilayah geografis adalah konsep yang disebut Sistem Informasi Geografis (SIG). GIS memiliki kemampuan untuk mengelola basis data, memetakan lokasi, memproses gambar, dan menganalisis data statistik. Ada banyak masalah yang dapat dibantu dengan aplikasi GIS.

Salah satu manfaat dari aplikasi ini adalah dapat digunakan sebagai instrumen untuk memetakan warisan budaya. Fungsi SIG, dalam hal ini, sebagai sistem yang dapat digunakan dalam mengumpulkan, mengorganisir, mencari, dan memelihara persediaan budaya yang mendukung Manajemen Sumber Daya Budaya (CRM), yang dalam hal ini difungsikan sebagai Upaya Pelestarian Budaya (CPE). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe GIS dari budaya batik Lasem yang dapat menggambarkan: (a) proses produksi, (b) proses pembentukan batik khas melalui kreativitas dan penciptaan ide-ide baru, (c) proses pembentukan pengetahuan kolektif, dan (d) proses pemeliharaan budaya batik, yang semuanya dibahas dari sudut pandang psikologi. Selain menjadi pengembangan model teoritis untuk menjelaskan fenomena perlindungan budaya batik Lasem, prototipe GIS diharapkan dapat digunakan untuk mendukung pelestarian pola, desain, warna, karakteristik batik lainnya, dan pengembangan budaya batik Lasem.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretif. Newman, Yin, dan Berg menyarankan bahwa data harus dikumpulkan dari wawancara, observasi lapangan, mencetak dokumen, foto, artikel, buku harian, korespondensi dan dokumen. Di lokasi penelitian, data dikumpulkan dengan observasi lapangan, wawancara mendalam dengan peserta utama dalam industri batik, dan rumah batik geo-tagging. Selanjutnya, data sekunder dikumpulkan dari kumpulan dokumen cetak, foto, artikel, buku harian, korespondensi, dan sumber dokumen media lainnya.

Kesimpulan lain adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Studi ini dapat menunjukkan bahwa keterlibatan psikologi dan sistem informasi dari awal penelitian mungkin dapat menghasilkan penjelasan yang komprehensif tentang upaya pelestarian batik Lasem. Oleh karena itu, pendekatan dalam penelitian ini, yaitu kolaborasi antara kedua bidang disiplin ilmu sejak awal persiapan penelitian, sebagai salah satu pendekatan penelitian yang direkomendasikan dalam disiplin Sistem Informasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia dan Keadilan

Manusia dan Keadilan

Laporan Hasil Kunjungan ke Museum POLRI